Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2014

Bunga Warna Pink

Bunga diatas adalah bunga yang ada di sman 1 babadan. diambil saat sosialisasi imago ui ke sekolah disekitar ponorogo

Minggu, 22 April 2012

Seminar AILF UI Astra International Leadership Festival Universitas Indonesia








Tulislah ilmu untuk mengikatnya…

Karena itu aku menulis ini, sekaligus untuk berbagi
Catatan dari seminar AILF ( Astra Internasional Leadership Festival )
Pembicara pertama : Billy Boen ( Founder Young on Top )( orang hebatlah pokoknya )
Dan dia mengatakan bahwa :

Senin, 26 Maret 2012

Pecel Quluub, Pecel Ponorogo di Jakarta

Berbekal rasa penasaran akan rasa enaknya pecel quluub dan keinginan untuk bertemu dengan kawan satu daerah yang punya usaha tersebut. Aku dan anton memulai perjalanan tentu arah tapi  tak tentu jalan tersebut pukul 17.30. kami baru brangkat dari depok jam 17.30 karena sebelumnya anton masih ada acara di gedung fmipa ui. Yaitu teknikal meeting untuk panitia TOENAS esok harinya. Perjalanan pertama diaawali melaui jalan di kutek kearah ciputat kemudian bintaro sector 5. 30 menit setelah perjalanan dimulai adzan maghrib sudah memanggil kami untuk sholat. Kami putuskan untuk sholat terlebih dahulu. Seusai sholat  kami melanjutkan perjalan kembali. Akhirnya.setelah perjalanan selama 2 jam dan setelah bertanaya kepada 10an orang kami akhirnya sampai di pecel pincuk. Salam hangat dari pencetus ide pecel quulub yang sekaligus senior kami di sma pun kami dapatkan. Rasanya seperti di ponorogo, orang-orangnya, maknanya dan bahasa yang kami gunakan seolah kami sedang di kampung halaman.

Jumat, 16 Maret 2012

Mudik ke Kampung Halaman : Stasiun Madiun ( Bagian III )


KRD Madiun Jaya
Akhirnya setelah perjalanan selama 30 menit aku dan kakaku sampai di stasiun tanah abang. Di stasiun ini terlihat berbeda dari statiun yang lainnya. Tidak seperti di stasiun ui atau pocin yang dipenuhi mahsiswa, tidak juga seperti statsiun jayakarta atau manga besar yang dipenuhi oleh para  pekerja. Bila kita d stasiun pasar senen pemandangan yang ada hanyalah orang-orang yang sudah tua dan anak -anak. Maksudnya 30 an keatas :D. maklumlah yang nulis kan masih muda :D. bapak-bapak dan ibu-ibu biasanya mengajak anak mereka yang masih kecil. Ada juga yang masih di gendong. Jarang menemui penumpang lain yang seumuran dengan saya.

Setelah mencari tempat duduk yang kosong, aku dan kakak ku duduk disana. Kulihat sekita..yah inilah Jakarta yang sebenarnya. Bukan seperti di gedung gedung tinggi dengan berbagai mobil mewah di parkirannya. Karena kondisi seperti ini lebih banyak di alami oleh masyarakat Jakarta. Mereka yang bisa merasakan bangaunan mewah dan mobil meah hanya  sebagian kecil saja. Aku duduk selama 3o menit. Tapi lama lama bosan juga. Aku pun berjalan jalan di sekitar stasiun. Entah kenapa sejak kecil naluri keingin tahuanku sangat besar. Berbekal rasa pensaran karena ada keganjilan dari atap tempat dudukku. Aku pun beranjak dari tempat duduk. Mencoba mencari tahu kenapa konstruksi atapnya berbeda dari yang lain? Kenapa ada saluran pipanya. Lalu dari mana datangnya air yang keluar di ujung pipa itu? Air apakah itu?

Selasa, 07 Februari 2012

Mudik ke Kampung Halaman : Masjid STIS Jalan Otista ( Bagian II )

langit biru yang cerah tiba-tiba terhalang oleh awan hitam. membuyarkan lamunanku diatas kereta. oh bukan..ternyata sebuah jalan layang. itu tandanya bahwa aku telah sampai di stasiun kalibata. aku pun berdiri dari dudukku di lantai karena kehabisan tempat duduk. walaupun cuma berjarak 5 stasiun dari stasiun ui. tapi rasa capek karena membawa tas dan kardus membuatku duduk di bawah dari pada berdiri. Setelah turun dari kereta kusempatkan untuk duduk di peron sebentar. melihat orkes kecil yang ada di peron seberang.  Memang stasiun kalibata adalah stasiun istimewa bagiku. karena disini ada hiburan yang menemani kita menunggu kereta datang. kita bisa mendengarkan konser kecil dari pengamen-pengamen yang ada disini. dan kalaupun anda kurang beruntung anda tetap bisa terhibur oleh musik yang diputar penjual kaset. Atau pun bila anda tidak suka musik, anda bisa melihat buku, koran atau majalah yang di jual eceran di peron...hem lumayan lah dari pada hanya duduk diam menunggu kereta. akhirnya setelah pengamen tersebut berjalan menjauh aku lanjutkan perjalananku untuk ke kos kakak ku. ya, aku mau mampir ke kos kakak ku dulu, tidak langsung ke stasiun tanah abang, tempat berangkatnya kereta ekonomi yang ku pesan. 

Rabu, 01 Februari 2012

Mudik ke Kampung Halaman : Stasiun Universitas Indonesia ( Bagian I )


Sudah pasti yang di nantikan seorang yang ada di perantauan adalah saat-saat dimana dia akan pulang kekampung halaman. tak terkecuali dengan yang dialami oleh mahasiswa asal luar kota di universitas yang ada di depok ini. setelah selama kurang lebih 4 bulan menempuh pendidikan di kampus hijau ini tentu saat yang ditunggu adalah saat pulang kekampung halaman. bertemu denagn orang tua, menikmati masakan sang ibu tercinta, dan mengenang masa masa ketika sekolah. apa lagi bila masih menjadi seorang maba (mahasiswa baru), ingatan akan kenangan bersama teman sma akan sulit terlupa. Perasaan itu pula yang saya alami. Walaupun harus berjalan sejauh 1,5 km dengan membawa tas punggung dan kardus di tangan kanan, perjalanan dari kos ke stasiun ui seakan ringan. Tanjakan didekat kos yang biasanya saya keluhkan seolah lebih landai karena rindu pada kampung halaman.Gerbang kutek, haltek dan halte fe sudah terlewati, hati semakin senang, perjalanan menuju stasiun UI tinggal setengah lagi. apa daya, namanya juga manusia,butir butir air mulai keular dari dahi, tapi peluh yang mulai menetes di dahi itu terhapus oleh semilir angin di pagi yang cerah itu. setelah melewati jalan tembus halte fib ui-stasiun ui akhirnya sampai di stasiun ui.

" Pak, beli tiket CL kalibata 1 " seru ku pada petugas yang ada di stasiun ui

Sabtu, 27 Agustus 2011

Kota Malang, Kota Kenangan

Kota Malang adalah kota yang indah, masih banyak pohon yang berdiri dengan kokohnya. membuat udara di sana seperti dipuncak. kadang dingin ini mulai masuk ke dalam hati. tapi tetap tak bisa untuk menghilakan kagum ini.

Ini ada beberapa foto saat saya masih bimbel di malang
Air terjun yang ada di belakang jalan Pandjaitan Kota Malang