Tampilkan postingan dengan label Pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengalaman. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Januari 2014

Sosialisasi UI

Setiap libur semester ganjil ada satu kegiatan rutin yang sering dilakukan oleh para mahasiswa Universitas Indonesia yang ada di daerah yaitu melakukan sosialisasi  ke sekolah-sekolah yang ada didaerahnya. Salah satu tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan Universitas Indonesia ke semua peloksok yang ada di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, bahwa Universitas Indonesia adalah salah satu universitas yang terbaik yang ada di Indonesia. Untuk itulah sudah selayaknya semua siswa yang ada di Indonesia mempunyai kesempatan untuk berkuliah di Universitas yang terbaik ini. Untuk mencapai tujuan seperti itu maka sering dilakukan Sosialisasi UI ke seluruh Indonesia agar para siswa daerah bisa mengenal UI lebih baik lagi

Sering dikeluhkan bahwa kuliah di UI itu mahal, padahal pada kenyataannya kuliah di UI itu murah, Uang Pangkal sudah di hilangkan, Ada BOPB yaitu sistem pembayaran uang kuliah berkeadilan. Informasi seperti ini haruslah disebarkan agar siswa daerah tidak takut lagi. 

Senin, 10 September 2012

Alone

Kadang sendiri itu tidak enak sekali.
Pingin kayak yang lain, yang punya teman buat jalan jalan.
punya teman buat makan di restoran.
punya teman untuk mengisi liburan
Tapi apa mau dikata
Modal belum punya
Ilmu juga
Jadi ya harus sabar menahan diri
menjaga hati
menuntut ilmu disana sini
dan berdoa setiap hari

Kamis, 06 September 2012

Rasanya berbeda

Pagi itu pertama kali aku kuliah di kampus, aku masuk pukul 8 pagi di hari senin tanggal 3 september 2012. Seperti biasa, sebelu kekampus aku melakukan ritual dulu. hunting makanan buat sarapan, dan mandi. yah memang cukup sulit menemukan makanan yang sudah siap dimakan untuk jam segitu di dekat kosku. aku harus berjalan sekitar 500 meter dulu. akhirnya aku putuskan untuk membeli nasi uduk yang ada di dekat masjid Al-Hikam

Selesai melakukan ritual aku berangkat kekampus dengan jalan kaki. aku masuk ke dalam kelas 503 di gedung S. kulihat ada orang lain yang sudah ada di dalam kelas. tak butuh waktu lama untuk kelas ini menjadi penuh karena tak lama setelah itu banyak mahasiswa baru yang masuk ke dalam kelas. aku duduk di paling belakang. dan setelah di tunggu beberapa lama. Dosen yang akan mengajar akhirnya masuk ke dalam ruangan. yah dan pelajaran pun di mulai

Minggu, 03 Juni 2012

Matahari-Bulan

Ibaratnya orang yang harus kita cintai adalah matahari
yang memberikan banyak perhatian, memberikat banyak manfaat memberikan kehangatan
tetapi kita enggan melihatnya, karena terlalu terang atau terlalu panas menurut kita

Sedangakan kita lebih suka melihat sang bulan
Yang padahal sinar bulan itu dari matahari,dan itu pun tak sehangat sinar mentari

Minggu, 22 April 2012

Cerpen Cinta : Kenapa Harus Menunda ? ( Bagian II )


ringkasan cerita yang lalu :

"kan, aku sudah dapat nafkah kan tang, walaupun gajinya kecil, tapi kalau untuk makan berdua cukuplah, emm..mau gak menikah denganku. kalau kamu mau..kapan aku bisa bertemu dengan keluargamu?", tanyaku dengan gugup

Kulihat wajahnya memerah.walaupun kulitnya coklat. tapi rona merah di pipi tak bisa ditutupi..sebuah senyum muncul di bibirnya. lalu dia berkata.

"aku hubungi orang tua ku dulu ya?" katanya."

Seminar AILF UI Astra International Leadership Festival Universitas Indonesia








Tulislah ilmu untuk mengikatnya…

Karena itu aku menulis ini, sekaligus untuk berbagi
Catatan dari seminar AILF ( Astra Internasional Leadership Festival )
Pembicara pertama : Billy Boen ( Founder Young on Top )( orang hebatlah pokoknya )
Dan dia mengatakan bahwa :

Jumat, 16 Maret 2012

Mudik ke Kampung Halaman : Stasiun Madiun ( Bagian III )


KRD Madiun Jaya
Akhirnya setelah perjalanan selama 30 menit aku dan kakaku sampai di stasiun tanah abang. Di stasiun ini terlihat berbeda dari statiun yang lainnya. Tidak seperti di stasiun ui atau pocin yang dipenuhi mahsiswa, tidak juga seperti statsiun jayakarta atau manga besar yang dipenuhi oleh para  pekerja. Bila kita d stasiun pasar senen pemandangan yang ada hanyalah orang-orang yang sudah tua dan anak -anak. Maksudnya 30 an keatas :D. maklumlah yang nulis kan masih muda :D. bapak-bapak dan ibu-ibu biasanya mengajak anak mereka yang masih kecil. Ada juga yang masih di gendong. Jarang menemui penumpang lain yang seumuran dengan saya.

Setelah mencari tempat duduk yang kosong, aku dan kakak ku duduk disana. Kulihat sekita..yah inilah Jakarta yang sebenarnya. Bukan seperti di gedung gedung tinggi dengan berbagai mobil mewah di parkirannya. Karena kondisi seperti ini lebih banyak di alami oleh masyarakat Jakarta. Mereka yang bisa merasakan bangaunan mewah dan mobil meah hanya  sebagian kecil saja. Aku duduk selama 3o menit. Tapi lama lama bosan juga. Aku pun berjalan jalan di sekitar stasiun. Entah kenapa sejak kecil naluri keingin tahuanku sangat besar. Berbekal rasa pensaran karena ada keganjilan dari atap tempat dudukku. Aku pun beranjak dari tempat duduk. Mencoba mencari tahu kenapa konstruksi atapnya berbeda dari yang lain? Kenapa ada saluran pipanya. Lalu dari mana datangnya air yang keluar di ujung pipa itu? Air apakah itu?

Selasa, 07 Februari 2012

Mudik ke Kampung Halaman : Masjid STIS Jalan Otista ( Bagian II )

langit biru yang cerah tiba-tiba terhalang oleh awan hitam. membuyarkan lamunanku diatas kereta. oh bukan..ternyata sebuah jalan layang. itu tandanya bahwa aku telah sampai di stasiun kalibata. aku pun berdiri dari dudukku di lantai karena kehabisan tempat duduk. walaupun cuma berjarak 5 stasiun dari stasiun ui. tapi rasa capek karena membawa tas dan kardus membuatku duduk di bawah dari pada berdiri. Setelah turun dari kereta kusempatkan untuk duduk di peron sebentar. melihat orkes kecil yang ada di peron seberang.  Memang stasiun kalibata adalah stasiun istimewa bagiku. karena disini ada hiburan yang menemani kita menunggu kereta datang. kita bisa mendengarkan konser kecil dari pengamen-pengamen yang ada disini. dan kalaupun anda kurang beruntung anda tetap bisa terhibur oleh musik yang diputar penjual kaset. Atau pun bila anda tidak suka musik, anda bisa melihat buku, koran atau majalah yang di jual eceran di peron...hem lumayan lah dari pada hanya duduk diam menunggu kereta. akhirnya setelah pengamen tersebut berjalan menjauh aku lanjutkan perjalananku untuk ke kos kakak ku. ya, aku mau mampir ke kos kakak ku dulu, tidak langsung ke stasiun tanah abang, tempat berangkatnya kereta ekonomi yang ku pesan. 

Rabu, 01 Februari 2012

who am i



sometimes i’m lost about who am i, but i have to make sure i never lost why i created! So bismillah, do everything with the name of Allah :)

Mudik ke Kampung Halaman : Stasiun Universitas Indonesia ( Bagian I )


Sudah pasti yang di nantikan seorang yang ada di perantauan adalah saat-saat dimana dia akan pulang kekampung halaman. tak terkecuali dengan yang dialami oleh mahasiswa asal luar kota di universitas yang ada di depok ini. setelah selama kurang lebih 4 bulan menempuh pendidikan di kampus hijau ini tentu saat yang ditunggu adalah saat pulang kekampung halaman. bertemu denagn orang tua, menikmati masakan sang ibu tercinta, dan mengenang masa masa ketika sekolah. apa lagi bila masih menjadi seorang maba (mahasiswa baru), ingatan akan kenangan bersama teman sma akan sulit terlupa. Perasaan itu pula yang saya alami. Walaupun harus berjalan sejauh 1,5 km dengan membawa tas punggung dan kardus di tangan kanan, perjalanan dari kos ke stasiun ui seakan ringan. Tanjakan didekat kos yang biasanya saya keluhkan seolah lebih landai karena rindu pada kampung halaman.Gerbang kutek, haltek dan halte fe sudah terlewati, hati semakin senang, perjalanan menuju stasiun UI tinggal setengah lagi. apa daya, namanya juga manusia,butir butir air mulai keular dari dahi, tapi peluh yang mulai menetes di dahi itu terhapus oleh semilir angin di pagi yang cerah itu. setelah melewati jalan tembus halte fib ui-stasiun ui akhirnya sampai di stasiun ui.

" Pak, beli tiket CL kalibata 1 " seru ku pada petugas yang ada di stasiun ui

Aku Malu


Aku malu akan masa lalu
Masihkah ada jalan untukku
Ku harap Engkau tak bepaling dari diriku

Ampunilah aku Ya Rabb
Kuatkan imanku
Ku ingin kita bercanda seperti dulu

Dalam dinginnya pagi
Dalam teriknya siang
Yang ku tunggu hanya saat saat bertemu dengan-Mu
di awal waktu

Jumat, 27 Januari 2012

Teh dan Kerupuk SMA

"Seperti biasa, setelah pukul 12 kami semua berhamburan keluar kelas. Ingin rasanya mengeluarkan alkana, alkuna dan aldehid yang baru saja dimasukkan secara paksa oleh guru kami. Mungkin dia tak tahu kalau sebelumnya otak kami sudah penuh dengan SPDV, matriks, dan trigonometri. ku tengok kanan dan kiri yang membuat hati ini bimbang. ke kiri berjalan kekantin untuk mengisi perut kami yang keroncongan atau kekanan melangkahkan kai menuju masjid al manar? Ya, masid almanar, masjid dari universitas muhamadiyah ponorogo yang ada di depan sekolah kami. masjidnya besar, nyaman untuk sholat. Dan entah kenapa ketika sholat disana, udara seolah mendukung kami sholat lebih khusyuk dengan kesejukannya. Sekolah kami memang sekolah tertua dan terbaik dikota kami. tapi sayangnya musholanya kecil dengan ventilasi yang kurang baik. sehingga bila kami yang laki laki sholat di dalam. shulit untuk khusyuk mengingat kami harus sering sering mengusap peluh yang akan jatuh. kipas angin tua yang menggantikan fuungsi lampu hias ditengah masjid seolah tak mampu mendinginkan ruangan. di geber dengan kecepatan maksimalpun tetap tak mampu mendingan kan raugnan yang seluas sekitar 7x8 meteran. nasib kaum hawa lebih mendingan. teras masjid dibawah atap seng dan rangka besi.dengan kain hijau sebagai pembatas dengan jalan membuat udara bebas bergerak, membuat angin bisa mnyapu peluh di siang hari. 

Kamis, 19 Januari 2012

Untuk yang setia menemani ketika sang bulan pergi

Untuk yang setia menemani ketika sang bulan pergi.
Untuk yang selalu memberikan senyum sehangat mentari.


Tak tahukah sikapmu itu buat ku menjadi bingung?
Aku tahu maksud senyummu
Aku tahu kenapa sikap ramahmu
Dan aku kagum akan akhlakmu
Kagum pula akan kuatnya imanmu
Tapi hanya sebatas kagum, bahwa masih ada wanita seperti dirimu.