Sabtu, 04 Mei 2013

Metoda Lagrange dan Metoda Euler.

Disini akan diuraikan hubungan antara kedudukan berbagai partikel fluida dengan waktu, dimana fluida dianggap sebagai kontinuum. Hal ini berlaku selama ukuran dari partikel yang kita perhatikan jauh lebih besar dari jarak lintasan bebas rata-rata dari molekul. Ada dua cara dalam menerangkan gerak fluida atau bentuk persamaan medandalam fluida, yaitu metoda Lagrange dan metoda Euler.

Perbedaannya terletak pad acara penentuan kedudukan dalam medan. Yang satu bersangkutan dengan apa yang terjadi pada partikel fluida dengan identitas tetap selama waktu yang tertentu,bagaimana lintasannya, berapa besar kecepatan dan percepatannya dan sebagainya.Metoda yang lain mencoba mengetahui apa yang terjadi pada suatu titik didalam ruang yang diisi fluida dan berapa kecepatan, percepatannya dan seterusnya,pada titik yang berbeda tempat dalam ruang.

Untuk lebih memahami perbedaan antara metode Lagrange dan metoda Euler bisa melihat video yang ada di link di bawah ini.


atau bisa melihat di video yang ada di bawah ini

Tutorial Penggunakan CFD SOFT pada Dua Plat Sejajar


Tutorial Penggunakan CFD SOFT pada Dua Plat Sejajar
Oleh : Tommy Novianto_1106070501_T.Mesin 2011

Sebelum kita memulai melakukan tutorial penggunaan CFD SOFT maka saya akan menjelaskan bagaimana skema dari penggunakan CFD SOFT
1. Buka Aplikasi
2. Menentukan Judul
3. Menentukan Bentuk penampang yang akan kita analisis
4. Menentukan jumlah mesh yang akan kita buat
5. Menentukan letak input/ouput atau pengaturan tambahan lain
6. Memasukkan nilai fiscal
7. Memasukkan nilai sempadan (yang diketahui)
8. Melakukan Perhitungan
9. Menampilkan Grafis
10. Menyimpan File

Setelah kita tahu skema pengerjaanna maka saya akan menjelaskan bagaimana teknisnya(beserta gambarnya).

Kamis, 02 Mei 2013

Studi Kasus Air Wudhu di Mustek

Pada beberapa bulan yang lalu mushola teknik pernah mengalami kesulitan air wudhu, Alasannya  jumlah mahasiswa bertambah karena adanya mahasiswa baru tanpa adanya penambahan pasaokan air dari UI pusat. Pada jam jam sibuk seperti pada saat shola dhuhur dan sholat magrib terjadi antrian yang panjang di temapat widhu, khususnya untuk tempat wudhu ikhwan. Hal ini terjadi karena air dari tangki sudah habis, laju kecepatan pengisisan tangki dengan laju pengeluaran tangki lebih kecil. Pihak Ta’mir masjid sudah menyediakan air di bak sebagai air tambahan untuk wudhu tetapi jumlah yang disediakan belum cukup sehingga masih terjadi antrian
Akhrinya setelah beberapa minggu terjadi pihak dekanat memperbaiki fasilitas air widhu yang ada di mushola teknik. Dekanan menambahkan dua pompa air untuk menyuplai tangki air yang ada diatas. Namun setelah diperbaiki keadaan mulai berubah, sudah tidak pernah terjadi kehabisan air lagi. Tetapi ada masalah baru yaitu kecepatan air yang masih sama dengan sebelumnya. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Kamis, 11 April 2013

Analisis Diferensial Aliran Fluida

Analisis Diferensial Aliran Fluida

Oleh : Tommy Novianto/1106070501/T.Mesin


Kenapa kita harus menganalisa aliran fluida menggunakan metode diferensial ? Alasannya karena tidak semua kondisi dapat kita tinjau dengan hanya menggunakan persamaan bernouli dan volume control. Ada kondisi dimana terdapat perbadaan kecepatan aliran fluida untuk setiap lapisan pada penampang pipa ataupun perbedaan gaya geser di sepanjang sayap pesawat. Hanya dengan menggunakan analisis diferensial inilah masalah tersebut dapat kita tinjau. Alasannya pada analisis diferensial pendekatannya dilakukan sampai volume atur yang sangat kecil ( karena sangat kecil maka disebut analisis diferensial)
Tantangan pada analisis diferensial fluida adalah persamaan diferensialnya kebanyakan  dalam bentuk parsial sehingga sulit diselesaikan. Walaupun begitu,ada beberapa kondisi dimana terdapat penyederhanaan yang membuat kita bisa menyelesaikan perhitungan dengan mudah.